• domuscordis

Senandung Kasih dalam Hidup Perkawinan

Tanggal 28 Juni 2020, komunitas Domus Cordis melalui media sosial Inspire Group, bekerja sama dengan Hidup TV dan KomSos Paroki Theresia di Jakarta, mengadakan Misa Hari Ulang Tahun Perkawinan bagi pasangan yang merayakannya di bulan Juni 2020.


Selamat Ulang Tahun Perkawinan


Terdengar iringan musik yang mengalun ringan mengiringi suara seseorang yang menyanyikan lagu:

Andaikan aku fasih berbicara

Namun tak punya cinta kasih

Ku bagai gong yang berkumandang


Selamat ulang tahun perkawinan, ucap Romo Andang Binawan, SJ yang membuka kegiatan Senandung Kasih pada tanggal 28 Juni 2020. Lagu tentang kasih mengingatkan akan apa yang sudah dijanjikan oleh pasangan di hadapan Tuhan saat menerimakan Sakramen Perkawinan. Janji untuk saling memberikan diri baik dalam suka maupun duka, sehat maupun sakit.


Senandung Kasih menghadirkan Romo Andang L. Binawan, SJ., Rm. Erwin Santoso, MSF., Ita Sembiring, Benz Family, dkk., Koor Pencinta Suara Gereja St. Laurentius Alam Sutra, mengajak umat untuk merenungkan kembali makna kasih, terutama dalam hidup perkawinan.

Perubahan yang Menjadi Konflik

Kondisi pandemi #COVID-19 yang menyebabkan kita berada #dirumahaja, bisa membawa kita ke beragam situasi. Kebiasaan-kebiasaan yang seakan baru muncul dari diri pasangan, bisa menjadi percikan-percikan kecil yang apabila tidak dikomunikasikan dengan baik, dapat berujung pada pertengkaran. Suami atau istri kok berubah ya, banyak sifat yang tidak dikenali tiba-tiba muncul, sehingga pasangan jadi kaget dan seperti melihat dia sebagai orang asing. Bagaimana cara kita menyikapi semuanya itu? tanya Itta Sembiring kepada Romo Andang.

Seringkali yang dinamakan perubahan, belum tentu benar adalah perubahan, melainkan sesuatu yang belum terlihat saja dalam diri seseorang. Bisa jadi karena waktu untuk bertemu satu sama lain yang sedikit, bisa juga karena tingkat stress yang tinggi, sehingga menyebabkan sikap tersebut muncul. Tentunya ini adalah proses yang wajar. Istilah Romo Andang, kita semua diajak dimurnikan dalam segala hal, baik dalam konteks iman, sosial, ekonomi dan juga keluarga. Yang perlu diingat adalah untuk kembali pada apa yang dulu dijanjikan saat bersama-sama menghadap altar.

Kunci dari hidup perkawinan adalah berpegang pada komitmen.

Cinta tidak hanya berupa perasaan. Tetapi cinta adalah upaya bertumbuh terus menerus yang menjadi tanda kasih Tuhan. Manusia yang sempurna memang tidak ada. Justru tantangannya adalah bagaimana melihat ketidaksempurnaan sebagai rahmat terselubung yang membuat kita menjadi lebih dewasa, bijaksana. Kalau bisa melihat dengan sudut pandang seperti itu, maka segala macam kesulitan bisa lebih disikapi dengan tenang.

Ketidaksempurnaan seorang suami, menyempurnakan istri dan juga sebaliknya. Itulah yang membuat kita bertumbuh dalam kasih.

Kasih sebagai landasan perkawinan dan rumah tangga

Romo Alexander Erwin, MSF. dari Komisi Kerasulan Keluarga, juga bercerita mengenai banyaknya kasus perkawinan yang dihadapi, dan umumnya banyak permasalahan berkaitan dengan kasih. Kasih bila diwujudkan dengan ketulusan, tentunya akan mengurangi banyak masalah. Kasih sangat perlu diwujudkan dan bahkan juga memerlukan pengorbanan.


Puncak kegiatan Senandung kasih ini diadakanlah Misa Hari Ulang Tahun Perkawinan yang dipimpin langsung oleh Romo Andang Binawan, SJ. Untuk lengkapnya kegiatan dapat mengikuti dari link berikut ini:




4 tampilan
DOMUS CORDIS

Hubungi  kami untuk ikut menginspirasi orang muda

demi dunia yang lebih baik di dalam Kristus.

Email: info@domuscordis.com

Phone: +62 21 52964237

FB: @domuscordis
IG: @domuscordis

© 2020 by Domus Cordis |  Terms of Use  |   Privacy Policy