• domuscordis

Syukur dan Pembaharuan Janji Komitmen Cordisian | Misa Kristus Raja


Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam tepat dirayakan pada hari Minggu, 22 November 2020. Sekitar 200 Cordisian (sebutan anggota komunitas Domus Cordis) beserta beberapa undangan (DC Friends, donatur), berkumpul bersama untuk merayakannya. Pertemuan kali ini begitu meriah walau hanya secara virtual. Di awal pertemuan kami sudah disambut oleh Kak Ledis beserta singers dan pemusiknya yang dengan semangat menyapa kami di minggu yang cerah ini. Rasa syukur pun kami lantunkan melalui praise and worship bersama-sama.


Words dari Riko Ariefano


Pada kesempatan kali ini, Riko yang adalah Pelayan Umum Domus Cordis, membuka pertemuan dengan bercerita tentang bagaimana kekatolikan banyak ditinggalkan akhir-akhir ini. Dengan kata lain banyak orang yang meninggalkan Tuhan di masa seperti ini. Pandemi Covid-19 memang membuat banyak orang putus asa dan frustasi. Bahkan mungkin beberapa dari mereka marah kepada Tuhan dan mulai mempertanyakan mengapa ini bisa terjadi. Hal ini membuat beberapa orang hilang kepercayaan akan Tuhan. Bisa kalian bayangkan apa yang akan terjadi jika semakin banyak orang menyerah dan lebih memilih meninggalkan Tuhan terlebih di saat seperti ini.


Riko mengingatkan Cordisian tentang misi komunitas Domus Cordis (DC) yakni inspire young people to change the world in Christ. Melalui komunitas inilah, kita bergerak untuk mewartakan injil Tuhan. Ada tiga pendekatan yang dilakukan komunitas ini yaitu, pembentukan karakter (formation) yang berbuah pada pewartaan (proclamation) yang menciptakan perubahan (transformation).


Akhir kata, Riko menutup dengan ungkapan syukur karena selama 13 tahun sudah DC berjalan dan Tuhan selalu ada beserta kita. Selain itu, Riko juga mengumumkan bahwa per Kristus Raja 2020 ini, Head of DC Jakarta dipegang oleh Violison Martheo (yeaaay). Tak lupa, ungkapan terima kasih pun diucapkan untuk semua Cordisian atas kebersamaan yang telah dilalui bersama.


Words dari Violison Martheo


Setelah perbincangan yang cukup panjang, Riko pun memberikan kesempatan kepada Violison untuk menyampaikan beberapa patah kata beserta rencana DC di tahun 2021.


"Di masa pandemi ini, Domus Cordis sebenarnya justru diberikan kesempatan dalam menggapai lebih banyak orang untuk menjadi pengikut Kristus," ujar Vio. Puji Tuhan, sepanjang tahun 2020 ini, pelayanan komunitas ini telah menjangkau sebanyak 3 ribu jiwa muda yang terinspirasi, 117 ribu orang dilayani melalui berbagai media sosial DC dengan 18 ribu new followers, 80 katakese tersampaikan, 356 orang terdampak melalui kegiatan sosial, 6 keuskupan yang dilayani, 2 ribu buku terjual. Bukankah itu semua luar biasa?

Untuk tahun 2021 ini, Vio membagikan 3 hal yang menjadi fokus gerak DC dalam bermisi untuk menginspirasi orang muda agar mengubah dunia di dalam Kristus, yaitu meningkatkan/menumbuhkan jumlah komunitas baru yang berisi orang muda yang aktif dan berbuah, menumbuhkan kemampuan kepemimpinan para gembala dan leaders di DC, serta berkolaborasi dengan DC Semarang dan DC Sydney untuk memulai karya bersama. Vio juga menyampaikan bahwa di tahun 2021, Domus Cordis akan fokus pada virtual community yang tentunya akan mengandalkan teknologi. Semoga semua yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kehendakNya.


Misa Kristus Raja Semesta Alam


Setelah mendengarkan berbagai updates tersebut, kami menyiapkan hati untuk mengikuti misa yang dipimpin oleh Romo Edy Mulyono, SJ. Dalam homili, Romo Edy memulai dengan bercerita tentang temannya yang menggemari Alm. Didi Kempot atau biasa dijuluki sebagai Rajanya Patah Hati. Kita sebagai umat Kristiani pun memiliki raja. Raja kita bukan seperti raja raja yang ada di kerajaan yakni yang suka menindas dan menyukai hal-hal duniawi. Raja kita adalah raja yang pengasih. Ia mengasihi kita tanpa syarat.

Bahkan terkadang bukan kita yang mencari Ia, tetapi Ia yang mencari kita sekalipun kita ini adalah pendosa.

Ya, itulah raja kita, Tuhan Yesus Kristus, yang saat ini sedang kita rayakan.


Tuhan telah lebih dahulu mengasihi kita. Untuk membalas kasihNya, maka kita pun melayani Dia. Dengan cara bagaimana? Dengan mengasihi sesama kita maka kita pun sudah melayani Tuhan. 'Untuk itu, marilah kita mensyukuri panggilan kita dengan melayani Dia sebagai ungkapan iman kita', kira-kira begitulah ajakan Romo Edy untuk menutup homili di Misa Kristus Raja Semesta Alam ini.


Pengucapan janji

Tibalah saatnya kami para Cordisian mengucapkan janji dan komitmen yang selalu kami lakukan dari tahun ke tahun. Kami semua pun mengucapkan janji di hadapan Tuhan dan sesama kami dengan penuh hikmat. Dengan pengucapan janji ini, kami diingatkan untuk terus berjuang bersama di dalam Tuhan seturut visi, misi, serta nilai-nilai kebersamaan di Domus Cordis. Dengan penuh rasa syukur, misa pun selesai.


Di penghujung pertemuan, Kak Ledis kembali mengambil alih acara dengan membacakan beberapa pengumuman. Ada DCX Cell Group yang sedang dibuka selebar-lebarnya bagi siapa saja, untuk mencoba dan menghidupi lifestyle 'pembinaan dan berkarya bagi orang muda' bersama komunitas DC.


Untuk info lebih lengkap, bisa dicek di akun instagram @domuscordis. Pokoknya jangan sampai kelewatan ya!

Selamat bergabung untuk anggota komunitas Domus Cordis yang telah melewati masa DCX tahun 2019-2020, yaitu dengan nama angkatan Servi Dei!


Penulis: Ika - Teen Cordisian angkatan Dominic Savio

Editor: Tasia - angkatan Salve Regina

DOMUS CORDIS

Hubungi  kami untuk ikut menginspirasi orang muda

demi dunia yang lebih baik di dalam Kristus.

Email: info@domuscordis.com

Phone: +62 21 52964237

FB: @domuscordis
IG: @domuscordis

© 2020 by Domus Cordis |  Terms of Use  |   Privacy Policy