• domuscordis

Wasting Life is Wasting Time | DC di Paroki Roh Kudus Surabaya

Diperbarui: Mar 1

Halo semua! Tanggal 6 Februari 2021, Domus Cordis (DC) diundang menjadi narasumber di kegiatan Remaja Katolik (Rekat) Online di paroki Roh Kudus Surabaya. Event yang diikuti oleh 15 peserta ini, mengambil tema “Wasting Life is Wasting Time”.


Mengawali session kali ini, kak Devi dari DC, memberikan motivasi kepada para peserta agar selalu semangat meskipun di masa pandemi. Melalui Alkitab, kita bisa melihat bahwa Tuhan mau kita mengelola semua berkat dari-Nya, sehingga nanti ketika menghadap Tuhan, kita bisa mempertanggungjawabkan apa yang sudah kita lakukan. Berkat Tuhan bisa disimpulkan menjadi 3T yaitu Time, Talent, Treasure. Kali ini kita berbicara tentang time atau waktu.


Berbicara mengenai waktu jika dikaitkan dengan Stewardship, artinya adalah pengelolaan dengan penuh tanggung jawab. Waktu bisa dibagi-bagi dan dikelola sesuai dengan prioritas kita. Misalnya

1. Waktu belajar = manfaatkan waktu belajar dengan baik, seperti bikin tugas, PR, ikut kelas online, dan sebagainya.

2. Waktu olahraga = olahraga ini perlu untuk menaikkan imun tubuh.

3. Waktu berinteraksi = waktu berinteraksi dengan orang-orang yang kita cintai; keluarga, kakek, nenek, dan anggota keluarga lainnya.

4. Waktu untuk Tuhan = waktu untuk berdoa, baca firman, mengikuti Ekaristi, melayani, dan menata kehidupan. Menurut pengalaman kak Devi, semakin banyak waktu kita ngobrol dengan Tuhan, berdoa dan menata kehidupan bersama Tuhan, maka kita akan semakin sedikit kecewa. Kita minta support system dari Tuhan, misalnya untuk finansial keluarga.

5. Waktu eksplorasi = waktu untuk eksplorasi bakat/hobi yang belum tersalurkan, waktu untuk melakukan hal-hal baru yang belum pernah dicoba. Bisa juga mencari tahu jurusan-jurusan di kuliah dan hal apa saja yang dipelajari, sehingga ketika masuk kuliah, kita setia menjalani satu sampai lulus.

6. Waktu liburan & hiburan = waktu ini untuk rekreasi kalau kita sudah lelah. Tetapi jangan sampai waktu ini lebih banyak porsinya dibanding waktu yang lain, apalagi waktu untuk Tuhan.


Di session akhir talk ini, peserta diberi kesempatan untuk bertanya kepada kak Devi. Peserta cukup aktif untuk bertanya seperti remaja pada umumnya. Saya salut, ada seorang remaja tunanetra yang bertanya dengan percaya diri. Pertanyaan dari peserta seputar pengembangan diri supaya dapat menggunakan waktu dengan baik.


Beberapa pertanyaan dan jawaban antara lain:

Q : Bagaimana caranya melawan kemalasan?

A : Kemalasan merupakan salah satu dari 7 dosa pokok, satu-satunya cara harus dipaksa. Kita tahu kalau kemalasan kita ada limitnya, sehingga kita harus memutus rantai itu dan memutuskan untuk bergerak.


Q : Pernah nggak merasa tertekan karena tuntutan tanggung jawab?

A : Kadang kita harus memilih mana yang prioritas dan mana yang mendesak. Orang yang sudah berhasil dan bijaksana tahu mana yang prioritas.


Q : Bagaimana cara meyakinkan ortu supaya setuju kita mengambil bidang kuliah sesuai passion kita? Misalnya di bidang musik.

A : Salah satu tips-nya dengan banyak-banyak explore dengan ikut lomba, tampil di paroki, sehingga orang tua dapat yakin kalau kita mau berjuang dan mempertanggungjawabkan pilihan kita.


Wah, nggak terasa talk-nya berakhir sudah. Semoga apa yang sudah dibagikan oleh Kak Devi bisa berguna buat teman-teman remaja di Paroki Roh Kudus Surabaya. Buat kamu yang tertarik mengundang DC untuk hadir di kegiatan orang muda di tempat kamu, bisa isi pesan di sini.


Penulis: Inggrid Nugroho - DC Semarang

Editor: Ermelinda - DC Jakarta (Gioia)

9 tampilan0 komentar