
Pendidikan Seks berdasar
Teologi Tubuh bagi Remaja
Remaja hari ini tidak kekurangan informasi.
Namun mereka sering kali kekurangan makna dan kerangka berpikir yang utuh tentang tubuh, relasi, dan tanggung jawab.

Masa remaja adalah fase penting pembentukan identitas diri, cara pandang terhadap tubuh, dan relasi. Namun, saat ini banyak remaja menghadapi kebingungan terkait identitas diri dan gender, pemahaman seksualitas yang keliru, serta pengaruh narasi pro-choice yang menjauhkan dari nilai pro-life.
Di tengah arus globalisasi dan derasnya pengaruh media digital, remaja semakin dihadapkan pada berbagai narasi yang sering kali bertentangan dengan nilai-nilai iman Kristiani.
Paparan media sosial dan pornografi mendorong objektifikasi tubuh dan relasi yang tidak sehat, sementara luka relasional seperti broken family memperdalam krisis kepercayaan diri dan makna diri.

Program TOB for School menghadirkan pendidikan seksualitas berbasis martabat manusia dan makna tubuh,
terinspirasi dari ajaran Santo Yohanes Paulus II tentang Teologi Tubuh.
Melalui TOB for School yang dikombinasikan dengan program pembinaan iman remaja yang relevan dan berlandaskan ajaran Gereja, program ini dapat membantu remaja memahami identitas diri sebagai anak Allah, memaknai tubuh dan seksualitas secara benar, serta membangun relasi yang sehat.
Hubungi kami untuk presentasi program dan diskusi kebutuhan sekolah Anda.
Mari bekerja sama membangun generasi yang mampu memahami tubuhnya, menghargai martabatnya, dan mencintai dengan tanggung jawab.
