top of page

6 Motivasi Orang Muda dalam Bermain Game

Diperbarui: 7 Agu

Apa yang Dicari OMK dari Bermain Game? Motivasi Orang Muda Katolik Di Balik Bermain Game

Di dunia yang maju secara teknologi saat ini, game telah menjadi bagian integral dari kehidupan banyak orang. Baik itu di konsol, komputer, atau perangkat seluler, game telah memikat individu dari segala usia dan latar belakang. Tapi apa yang mendorong orang untuk menghabiskan waktu berjam-jam tenggelam dalam dunia virtual? Mengapa kita menemukan diri kita tertarik pada tantangan dan pengalaman yang ditawarkan oleh game? Dalam artikel ini, kami menyelidiki motivasi di balik bermain game dan mengeksplorasi mengapa orang bermain game.


1. Hiburan dan Pelarian


Salah satu alasan utama orang bermain game adalah untuk hiburan dan pelarian. Game memberikan pengalaman imersif yang memungkinkan pemain melepaskan diri dari tekanan dan tuntutan kehidupan sehari-hari. Melalui dunia virtual, individu dapat menjelajahi lingkungan baru, menggunakan identitas yang berbeda, dan memulai petualangan yang mengasyikkan. Baik itu melawan musuh yang ganas, memecahkan teka-teki, atau membuat

struktur virtual yang rumit, game menawarkan bentuk hiburan menarik yang membawa pemain ke realitas alternatif.


2. Tantangan dan Prestasi

Manusia pada dasarnya didorong oleh tantangan dan keinginan untuk berprestasi, dan game memenuhi kebutuhan ini dengan sangat baik. Game sering menghadirkan pemain dengan tugas dan rintangan yang semakin sulit untuk diatasi. Rasa pencapaian yang diperoleh dari menaklukkan tantangan ini, apakah itu mengalahkan bos yang menantang

atau menyelesaikan teka-teki yang rumit, bisa sangat memberikan kepuasan akan pencapaian. Kepuasan menguasai mekanik permainan atau mencapai skor tinggi memanfaatkan sifat kompetitif kita dan memberikan rasa pencapaian dan kepuasan pribadi.


3. Interaksi Sosial dan Komunitas

Bertentangan dengan stereotip gamer soliter, bermain game telah menjadi aktivitas yang sangat sosial. Game multipemain, komunitas online, dan forum game telah memupuk rasa memiliki dan keterhubungan di antara para pemain. Orang-orang bermain game untuk berinteraksi dengan teman, keluarga, dan bahkan orang asing dari seluruh dunia. Gameplay kooperatif, kompetisi berbasis tim, dan ruang sosial virtual memungkinkan individu menjalin hubungan, berkolaborasi, dan membangun komunitas berdasarkan minat dan pengalaman bermain bersama.


4. Pengembangan dan Pembelajaran Keterampilan

Game bukan hanya sumber hiburan tetapi juga jalan untuk pengembangan dan pembelajaran berbagai keterampilan. Banyak permainan membutuhkan pemikiran strategis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan yang cepat. Pemain sering mengembangkan keterampilan kognitif seperti koordinasi tangan-mata, kesadaran spasial, dan pemikiran kritis melalui gameplay. Selain itu, game edukasi dan simulator memberikan peluang bagi pemain untuk memperoleh pengetahuan dalam domain tertentu, seperti sejarah, sains, atau bahasa. Sifat interaktif dari permainan membuat pengalaman belajar menjadi menarik dan menyenangkan.


5. Outlet Emosional dan Katarsis (Pelepasan Emosi)


Game memiliki kekuatan untuk membangkitkan berbagai macam emosi dalam pemain. Mereka dapat berfungsi sebagai pelampiasan katarsis untuk stres, frustrasi, atau bahkan kesedihan. Baik itu melalui berbagai aksi yang intens, penceritaan yang imersif/mendalam, atau narasi yang bermuatan emosional, game memungkinkan pemain untuk mengalami

keseluruhan emosi dalam lingkungan yang aman dan terkendali. Keterlibatan emosional ini

dapat bersifat terapeutik, memberikan pelarian sementara dari tantangan kehidupan nyata

dan memungkinkan individu memproses emosi mereka dengan cara yang sehat.


6. Kreativitas dan Ekspresi Diri

Banyak game menyediakan pemain dengan alat dan platform untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Baik itu mendesain dunia virtual, membuat karakter unik, atau membuat

karya seni dalam batasan game, game mendorong ekspresi diri dan menumbuhkan imajinasi. Platform dan mod pembuatan game memungkinkan individu untuk membuat game mereka sendiri dan membaginya dengan komunitas game, semakin memperkuat

kreativitas mereka dan memungkinkan mereka untuk meninggalkan jejak mereka di lanskap game.


Kesimpulan

Alasan mengapa orang bermain game sangatlah beragam. Dari hiburan dan pelarian hingga menaklukan tantangan dan pencapaian (achievement), interaksi sosial, pengembangan keterampilan, pelampiasan emosi, dan kreativitas, game menawarkan berbagai motivasi dan pengalaman. Seiring kemajuan teknologi dan game yang berkembang, alasan di balik game cenderung berkembang dan beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pemain yang selalu berubah. Pada akhirnya, game telah menjadi bagian integral dari budaya kita, memberikan bentuk hiburan yang unik dan imersif yang terus memikat jutaan orang di seluruh dunia.


Memulai Percakapan dengan Orang Muda Katolik mengenai Game

• Kenapa kamu bermain (atau tidak bermain) game? Kenapa?

Game seperti apa yang biasanya kamu mainkan? Kenapa?

• Ketika bermain, kamu cenderung bermain sendiri atau bersama teman?

• Apakah kamu memiliki banyak teman melalui game?

• Apakah game membuatmu menjadi orang yang lebih baik? atau lebih buruk? Bisa jelaskan jawabanmu?


Buletin Pendamping PKB

Tulisan ini diambil dari Buletin Pendamping Pengembangan Komunitas Basis (PKB) Juli 2023 yang diterbitkan oleh komunitas Domus Cordis. Buletin ini dibuat untuk mendukung pendampingan orang muda di berbagai Keuskupan/Paroki/Institusi/Organisasi.

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua
bottom of page