Pertemuan Sel Teen Cordisian di Promasan

“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.” (Amsal 22:6)

Tergerak oleh semangat untuk menginspirasi orang muda untuk mengubah dunia dalam Kristus, Domus Cordis (DC) mempunyai Program Pendampingan Remaja DC. Program ini berupa pendampingan serta beasiswa pendidikan bagi adik-adik remaja yang disebut Teen Cordisian (TC), sebutan untuk anggota DC yang berusia remaja. Sasaran dari program ini adalah adik remaja dari keluarga pra-sejahtera yang tentunya membutuhkan bantuan.


Program Pendampingan DC menjadi karya DC Jakarta, yang bekerja sama dengan beberapa Ayo Sekolah Ayo Kuliah (ASAK) di Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), dan karya DC Semarang, yaitu tepatnya bagi adik remaja di SMP Kemasyarakatan Promasan Kalibawang, Kulonprogo, DIY. Daerah Promasan, di mana Gua Maria Lourdes Sendangsono berdiri, adalah titik awal penyebaran ajaran Katolik di tanah Jawa. Di tempat itu juga panggilan biarawan dan biarawati tumbuh subur. Namun, sayangnya belakangan benih-benih panggilan mulai menurun. DC terpanggil untuk melayani di sana dengan memberikan beasiswa juga pendampingan kepada 27 siswa SMP Kemasyarakatan.


Tanggal 18 Desember 2021 yang lalu adalah acara offline perdana. Dengan menjalankan protokol kesehatan yang berlaku, tim DC Semarang mengadakan acara kebersamaan dan pendampingan untuk adik-adik TC. Acara diawali dengan ice-breaking dengan permainan-permainan seru yang dipimpin oleh Kak Fenny. Meskipun dikemas dalam permainan, teman-teman TC juga berlatih untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan berekspresi.



DC percaya bahwa tidak ada yang bisa menggantikan interaksi langsung secara offline dalam pendidikan remaja, maka saat kasus terkonfirmasi covid-19 sedang melandai, DC Semarang sangat bersemangat untuk memulai pelayanan di Promasan secara offline.

Sebagai Teen Cordisian, teman-teman di Promasan ini perlu memegang tiga nilai utama, yaitu bersyukur, setia, dan berbuah. Tentunya, DC berharap teman-teman TC akan menghidupi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari mereka, baik di dalam keluarga, maupun di sekolah.


Dalam kegiatan ini, teman-teman TC juga membuat kartu ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru untuk para orang tua asuh yang telah membantu mereka. Meskipun dibuat dengan sederhana, kartu Natal ini dibuat dengan sungguh-sungguh sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada para orang tua asuh yang berada di Jakarta, Semarang, dan bahkan dari Sydney, Australia. Buat teman-teman yang tertarik untuk menjadi orang tua asuh bisa kontak ke info@domuscordis.com.


3 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua