Rekoleksi Orang Tua Teen Cordisian 2021/2022

Pertolongan-Mu begitu ajaib,

kau tlah memikat hatiKu.

Di saat aku tak sanggup lagi,

disitu tangan-Mu bekerja.


Itulah cuplikan lagu pujian yang dibawakan sesaat sebelum doa bersama orang tua Teen Cordisian, di hari ketiga rekoleksi orang tua Teen Cordisian. Rekoleksi ini dilaksanakan sejak hari Jumát, 25 Juni 2021 hingga Minggu, 27 Juni 2021. Sedikit berbeda dari pelaksanaan rekoleksi biasanya karena lebih banyak dilakukan mandiri. Materi diberikan via YouTube disertai dengan link refleksi, lalu di hari terakhir barulah semua berkumpul via zoom untuk doa bersama dan sharing.


Tahun ajaran 2021/2022 ini, Program Pendampingan Remaja Domus Cordis menerima 21 adik-adik yang duduk di kelas 2 SMP. Jumlah Teen Cordisian (sebutan bagi adik-adik yang mengikuti program ini) menjadi 61 orang.


Cerita Rekoleksi Hari Ketiga


Renaldo Tasno yang adalah Gembala Teen Cordisian mengawali rekoleksi dengan sambutan. Pentingnya pendampingan orang tua dalam pertumbuhan spiritual anak menjadi highlight pesan yang diberikan. Contohnya, sepulang dari retret, biasanya sang anak berada dalam konsolasi atau merasa ingin bertumbuh semakin dekat dengan Tuhan. Namun seringkali orang tuanya malah cenderung tidak ingin menemani sang anak untuk ke gereja atau berdoa, sehingga proses pertumbuhan iman sang anak menjadi terhambat.

Selain itu, Renaldo juga menyampaikan agar orang tua dan anak lebih terlibat dalam karya pelayanan Tuhan. Seringkali kita, baik sebagai anak atau orang tua, memiliki kecenderungan untuk tidak mau membagikan kasih Tuhan. Ibaratnya kita seperti mengurung Tuhan di dalam hati kita. Kita membiarkan Tuhan masuk ke dalam hati kita, namun kita melepaskan gagang kunci dari pintu hati kita sehingga Tuhan tidak bisa keluar. Banyak dari kita memiliki kecenderungan takut untuk memberikan diri kita kepada Tuhan karena merasa kurang layak, atau sibuk dengan aktivitas sehari hari.

Rahmat Tuhan tidak untuk disimpan, melainkan untuk dibagikan kepada orang orang di sekitar kita dan hal ini dimulai dari keluarga.

Kemudian acara dilanjutkan dengan doa bersama diiringi Pujian yang dibawakan oleh Violison dan Yuven. Sembari membawakan pujian dan doa, ada beberapa orang tua murid yang menyampaikan nubuat bahwa Tuhan selalu menjaga kita dan membimbing kita walaupun kadang keadaannya tidak menentu. Ya, banyak dari kita selalu khawatir dengan masalah keuangan, atau masa depan kita, namun perlu diingat kalau Tuhan selalu menjaga dan memelihara kita. Nubuat ini juga didukung oleh kesaksian dari beberapa orang tua Teen Cordisian setelah doa bersama selesai. Acara diakhiri dengan tanya jawab mengenai teknis Program Pendampingan Remaja Domus Cordis.


Selamat bergabung adik-adik remaja Teen Cordisian angkatan 2021/2022. Semoga semua dapat tumbuh bersama menjadi pribadi yang lebih baik di dalam Kristus.


Penulis: Mike - DC Jakarta (Caritas)

Editor: Avi - DC Jakarta (Donkey)


12 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua